Ghirah Ekonomi Umat itu Koperasi Syariah 212

Energi 212 yang dialirkan kepada kegiatan Koperasi Syariah 212 sebagai wujud kebangkitan ekonomi umat Islam di Indonesia.

Wakil Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Amlir Syaifa Yasin menilai energi positif dari semangat (ghirah) aksi 212 sangat luar biasa. Amlri menyebut, ikhtiar positif umat Islam untuk bangkit dengan penuh kesadaran dan kebersamaan termakna di momentum oleh ghirah 411 dan 212, termasuk dalam lini ekonomi.

Ikhtiar berghirah 212 dari umat Islam akan menjayakan Indonesia dalam makna yang sesungguhnya. “Saya dukung, ghirah kebangkitan ekonomi umat. Bukti nyatanya adalah Koperasi Syariah 212 yang telah dibentuk,” ujar  Amlir kepada Koperasi Syariah 212, di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Amlir, Koperasi Syariah 212 suatu tanda kesadaran umat Islam untuk bersatu, sebagai upaya untuk menghadapi tantangan umat Islam ke depan yang tidak ringan.

Tantang itu, lanjut dia, karena saat ini umat Islam termarginalkan dari berbagai aspek, baik itu sosial, ekonomi, politik dan lainnya.  Namun demikian, tegas Amlri, tidak cukup kebangkitan umat Islam hanya sekedar bersatu, tapi yang terpenting apa yang harus diperbuat agar umat Islam selalu bersatu. “Yakni,  energi 212 yang dialirkan kepada kegiatan Koperasi Syariah 212 sebagai wujud kebangkitan ekonomi umat Muslim di Indonesia,” tegas Amlir.

Amlir sangat mendukung kesadaran umat Islam membangun ekonomi yang intinya adalah ta’awun (gotong royong). Sehingga menurut dia, dengan dibentuk dan beroperasinya Koperasi Syariah 212 bisa menjadi gerakan persatuan umat Islam. Gerakan ini diharapkan menjadi satu pertanda baik bagi kebangkitan ekonomi umat Islam di Indonesia, yang selama ini sudah termarginalkan.

Menurut Amlir, dengan dikelolanya Koperasi Syariah 212 oleh orang-orang profesional, mengerti dan paham ekonomi syariah, niscaya akan menjadi bagus dan kuat dengan berbagai program inovatif dalam pengembangannya. “Ghirah ekonomi umat itu Koperasi Syariah 212 yang bisa menjadi pilihan masyarakat,” pungkasnya.

Terkait