KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’ieAnggota

Profil singkat

K.H Abdul Rasyid Abdullah Syafi’ie lahir di Jakarta 30 November 1942 sebagai putra ulama Betawi legendaris, KH Abdullah Syafi’ie. Sejak kecil hingga dewasa, belaiu banyak belajar agama Islam langsung kepada ayahandanya sebagai pengasuh Yayasan Pendiidkan Islam As-Syafi’iyah. Beliau sering mengikuti sang ayah dalam berdakwah, baik di Indonesia maupun mancanegara, seperti Singapura dan Malaysia. Dalam pendiidkan, beliau juga belajar secara langsung kepada para habaib, seperti Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang, Habib Ali bin Husen Alatas Bungur, Habib Salim bin Ahmad Bin Jindan, Mufti Johor, Habib Alwi bin Thahir Al-Haddad, dan lainnya. Selain aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, beliau juga terus melakukan dakwah dari kota ke kota, dan menjadi mengasuh pondok dan lembaga pendidikan As-Syafi’iyah.

Sebagai anggota Dewan Penasehat Koperasi Syariah 212, beliau berpendapat:

“Orang yang tidak perhatian dengan urusan kaum muslimin tidak sempurna sebagai umat Islam.”

Koperasi Syariah 212

Hadir karena berbagai pertimbangan, landasan dasar dan tujuan yang melandasinya.

Gerakan perubahan untuk kebangkitan ekonomi umat harus dilakukan secara berjamaah, dan dimulai dari diri kita sendiri. Koperasi Syariah 212 merupakan golden momentum kebangkitan ekonomi umat sebagai langkah strategis untuk mengambil kembali kekuatan ekonomi umat muslim Indonesia. Koperasi Syariah 212 dari umat, oleh umat, untuk umat, dan yang untung juga umat. Mari bung! Kita rebut kembali ekonomi umat muslim Indonesia.

Dr. KH. Ma’ruf Amin
Dewan Penasehat, Koperasi Syariah 212

Berjama'ah - Amanah - Izzah