Omzet 212 Mart Griya Kenari Mas Rp 7-8 Juta per Hari

Omzet 212 Mart Griya Kenari Mas (GKM) pada grand opening (GO) mencapai Rp 41.150.000. Berlanjut di Rp 7-8 juta per hari ini.

Peresmian 212 Mart GKM dilakuan oleh Ketua Koordinator Komunitas Koperasi Syariah 212 (KS 212) Pusat, Eka Rusmiyanti dengan didampingi Ketua Komunitas KS Bogor VI, Mochamad Hufron, ditandai dengan penguntingan pita pada, Minggu (15/10) lalu.

Gerai 212 Mart GKM beralamat di Jln. Utama Blok A3/9 Griya Kenari Mas (depan RSIA Graha Medika) Cileungsi Kidul, Kabupaten Bogor.

“Alhamdulilah grand opening (GO) 212 Mart. GKM berjalan lancar. Omzet yang diraih sebesar Rp 41.150.000, pada GO tersebut,”  kata Hufron kepada Koperasi Syariah 212, dihubungi Jumat (3/11).

Menurut Hufron, omzet tersebut didapat murni transaksi dari para jamaah tidak ada pre order barang sebelumnya maupun voucher, yang bisa ditukar saat GO.

Hufron bersyukur sejak dibuka hingga Kamis(2/11) kemarin omzet tetap stabil di kisaran Rp 7 juta hingga Rp 8 juta perharinya. Bahkan, kata dia pada hari kedua mencapai Rp 11 juta.

“Yang ditargetkan Hydro, omzet gerai 212 Mart tipe C  Rp 7 juta perhari. Alhamdulillah omzet 212 Mart GKM stabil. Inshaallah target omzet Rp 300 juta perbulan tercapai,” ujarnya.

Hufron berharap agar jamaah berkomitmen untuk belanja kebutuhan sehari-hari ke gerai 212 Mart GKM ini. Menurutnya, GKM ini adalah wadah untuk umat Muslim Indonesia dalam rangka memberdayakan ekonominya.

Selain itu, dia berharap anggota komunitas bertambah, dan pihaknya masih membuka pendaftaran bagi umat Muslim yang berniat gabung membesarkan 212 Mart GKM.

Captive Market Warga Perumahan
Jika anggota bertambah, kata Hufron, dimungkinkan akan membuka gerai kedua. Mengingat di perumahan GKM ini kalau dilihat ada 1600 KK. Dari angka tersebut diperkirakan 80 persennya umat Muslim.

“Dengan jumlah umat Muslim tersebut, minimal harus ada 2 gerai 212 Mart di komplek ini, agar bisa melayani kebutuhan mereka,” ungkap Hufron.

Hufron mengakui bahwa 212 Mart GKM masih perlu pembenahan kekurangan untuk ke depan lebih baik. Mengingat persiapan gerai 212 Mart GKM ini terbilang cepat yakni dua bulan tiga belas hari.

Dalam pengembangan kedepan, pihaknya terus bekerja sama dengan Dewan Keluarga Masjid (DKM) dan majelis taklim di sekitar komplek. Kerjasama ini diharapkan ketika DKM maupun majelis taklim akan memberikan santunan kepada yatim piatu atau kaum dhuafa. Maka, barang-barang dibeli dari gerai 212 Mart GKM.

Selain itu, dalam kerjasama dengan DKM dan majelis taklim saat tausyiah para ustadnya akan diselipkan program-program ekonomi umat. “Kebetulan ustad dan ustazahnya juga banyak yang gabung di 212 Mart GKM,” ujarnya.

Hufron optimis bisa mengalahkan si Merah dan si Biru, mengingat lokasi 212 Mart GKM sangat strategis berada di pinggir jalan raya atau tepatnya di sebrang RSIA Graha Medika.

Selain itu, kata dia, konsumen 212 Mart GKM adalah anggota Komunitas KS 212 Bogor VI, yang sebelumnya mungkin belanja di toko sebelah. Maka secara otomatis mereka itu dengan komitmennya memajukan toko miliknya akan hijrah belanja di 212 Mart GKM, yakni toko miliknya sendiri.

Secara nasional, Hufron menyakini,  bahwa teorinya pengembangan 212 Mart lebih kuat karena punya umat.

“Umat itu kan sebagai kekuatan untuk modal dan kekuatan pasar 212 Mart. Harapannya bisa berkembang cepat dan mengalahkan toko tetangga,” katanya.

Distribusi Barang Harus Dipercepat
Namun demikian, sejak dibukanya 212 Mart GKM pada Minggu (15/10), Hufron mengeluhkan soal distribusi barang yang agak lambat. Hal ini menurutnya, tentu menjadi kendala bagi pemasaran produk yang sangat dibutuhkan jamaah atau konsumen.

Seperti halnya, kata Hufron, adalah stok gula putih dan produk promo yang dua hari lalu  habis. Hal ini menjadi keprihatian Hufron mengingat karena order barang lambat dikirim.

“Hydro kurang maksimal, kami prihatin tapi tetap memaklumi karena mungkin melayani banyak order gerai.  Alhamdulilah sih tadi malam pukul 22.00 WIB, gula putih sudah dikirim,” ujarnya.

Hufron berharap distribusi barang ini lebih profesional dalam pengadaan dan pengiriman barang. Kklarena kebutuhan anggota akan produk- produk yang sudah dipesan harus disediakan dan dikirim tepat waktu.

Apalagi, tambah Hufron, pihaknya juga akan melayani 100 orang karyawan RSIA Graha Medika yang telah gabung 212 Mart GKM.Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan melayani kebutuhan RS seperti pembersih lantai. Juga kebutuhan khusus RS yaitu odol ukuran kecil untuk pasein.

“Inshaallah RS akan kami layani tapi dengan syarat Hydro bisa menyediakan yang dibutuhkan RS, seperti kebutuhan khusus yaitu odol ukuran mini untuk pasien,” ujarnya.

Shortlink:

Terkait