Menjadi Investor 212 Mart, Menjalin Silaturahmi Umat

Koperasi Syariah 212 mempertemukan para investor 212 Mart Parung Bingung yang tadinya tidak saling mengenal.

Hidayati Sri Adiningsih mengaku mendapat pengalaman menarik saat mendirikan gerai 212 Mart di Parung Bingung, Depok, Jawa Barat. Yang tadinya tidak saling mengenal, kini mengenal banyak sesama investor dan peminat 212 Mart.

Menjadi yang pertama di Depok, gerai 212 Mart didirikan oleh 278 orang. Bukan dari komunitas majlis taklim seperti layaknya gerai 212 Mart di daerah lain. Di Parung Bingung ini, investornya adalah masyarakat umum. Memang semuanya adalah Muslim, namanya juga minimarket Islami yang terinspirasi dari gerakan 212 di Jakarta pada 2 Desember 2016.

“Ya, kami memang terinspirasi dari gerakan 212 dan kemudian di masjid Al Ittihad Tebet. Akhirnya kami berasama teman-teman, saya sebagai ketua komunitas, kami membuat 212 Mart dengan tujuan sesuai tujuan awal Koperasi Syariah 212, bersama membangun ekonomi umat dengan berjamaah, amanah, izzah”, kata Ketua Koperasi Syariah Amanah Bersama Ummat ( ABU ) kepada Koperasi Syariah 212 baru-baru ini. Koperasi ABU adalah badan hukum dari gerai 212 Mart Parung Bingung.

Sebanyak 278 investor itu berasal dari berbagai latar belakang dan daerah. Ada yang dari luar pulau Jawa juga. Memang, terbanyak dari teman-temaan Hidayati di Depok. “Kami bukan dari komunitas masjid, malah yang tadinya tidak kenal, akhirnya menjadi kenal, padahal tinggalnya berdekatan”, kata Hidayati menjelaskan.  Baca juga: Peresmian 212Mart Parung Bingung

Saat ini, Koperasi Amanah Bersama Umat sebagai pemilik gerai 212 Mart Parung Bingung, berencana mendirikan gerai berikutnya di sekitaran Sukmajaya, juga masih di Depok, Depok Timur tepatnya.  Pemilihan tempat ini karena wilayahnya paling banyak diminati dari para anggota komunitas. Sebagaimana diketahui, 212 Mart mengandalkan anggota komunitas sebagai captive market-nya. Jadi, preferensi komunitas seringkali menjadi pertimbangan penting.

Gerai 212 Mart Parung Bingung juga memfasilitasi produk UKM dari anggota, seperti bawang goreng, aneka kudapan, beras merah, siwak, air mineral, ikan asin, dan sebagainya. Untuk mendorong penjualan produk UKM ini, diadakan bazaar UKM sepekan sekali di depan minimarket Parung Bingung, yaitu pada Ahad.

Untuk menjadi investor di jaringan 212 Mart miliki Koperasi Amanah Bersama Umat ini. Anda harus menjadi anggota Koperasi Amanah Bersama Umat dan Koperasi Syariah 212 dulu. Untuk Koperasi Amanah Bersama Umat, simpanan pokok adalah Rp100 ribu sekali saja, simpanan wajib Rp 10 ribu per bulan sehingga total menjadi Rp 220 ribu. Nah, untuk penyertaan modal ke gerai 212 Mart, dibuka sahamnya mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 20 juta.

Untuk informasi menjadi investor gerai 212 Mart berikutnya dari Koperasi Amanah Bersama Umat, bisa menghubungi ibu Ida di 081294100727.

Shortlink:

Terkait