212Mart Membangun Ukhuwah Islamiyah

Lima bulan proses pendirian 212 Mart Tirtayasa, Endi merasakan manfaatnya sangat besar, terbangunnya ukhuwah Islamiyah.

Ketua Komunitas Koperasi Syariah 212 Kota Tangerang V Tirtayasa, Endi Tariyus mengisahkan perjalanan mewujudkan 212 Mart Tirtayasa, Tangerang.

Ya, 212Mart memang memiliki akar di gerakan 212 yang diinspirasi oleh Aksi 212 pada 2 Desember 2016. Itu pula yang melatari berdirinya Komunitas KS 212 Tangerang V Tirtayasa. ”Kami ini alumnus Aksi 212, dari awal memang menunggu tindak lanjut aksi 212 apa,” kata Endi kepada Koperasi Syariah 212, Senin (19/2).

Endi dan kawan-kawan lantas mendengar kabar, spirit 212 diteruskan dengan gerakan ekonomi umat melalui Koperasi Syariah 212 Pusat (KS 212). Saat itu, ia mengaku merasa senang dan bersemangat.

”Kami berinisiatif mengajak teman-teman memang punya misi yang sama menyambut KS 212 Pusat. Lalu, kami bergabung dan membentuk Komunitas KS 212 Kota Tangerang V Tirtayasa,”  kata Endi menjelaskan.

Komunitas ini telah mendirikan gerai 212Mart Tirtayasa dan diresmikan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim pada Ahad, 18 Februari 2018. Gerai sendiri terletak di Jl. Sultan Agung Tirtayasa No.45 RT 05/RW 08, Kuciran Indah Pinang, Kota Tangerang.

Sebagaimana metode pendirian gerai 212Mart di daerah lain, pertemuan dan sosialisasi terus dilakukan untuk menjaring lebih banyak investor.

Pertemuan pertama dilakukan pada 1 Muharram tahun lalu. Memang kata Endi, luar biasa tantangannya di awal-awal itu. Namun karena semua pengurus komunitas adalah pengurus masjid sehingga tak gentar untuk terus menyosialisasi kepada masyarakat atau jamaah tentang 212 Mart ini.

Tidak dipungkiri, banyak yang pro dan kontra terkait 212Mart ini. Namun, dia bersyukur, lambat laun jamaah memahami bahwa ekonomi umat harus bangkit. ”Yang awalnya empat masjid (yang mendukung –red), berkembang menjadi 12 masjid. Alhamdulillah dalam waktu lima bulan 212 Mart Tirtayasa bisa diresmikan,” jelas Endi.

Memang, Endi dan timnya mengandeng beberapa Dewan Keluarga Masjid (DKM) yang ada di kota Tangerang. Hasilnya, dari 12 Masjid yang mendukung, baru tercapai 336 anggota yang menjadi inevstor 212 Mart Tirtayasa. Menurutnya ini belum maksimal dan masih banyak potensinya dari jamaah-jamaah masjid sekitaran Kota Tangerang.

Berdirinya 212 Mart Tirtayasa, menurut Endi telah menjadi sarana ukhuwah. Tidak terbayangkan apa yang bisa menguatkan 12 Masjid di Kota Tangerang mengingat perbedaan yang sulit dipungkiri, ada di antara umat. ”Namun ketika sudah bicara ekonomi semuanya menyatu. Tidak ada perbedaan, semua saling mendukung. Ini menurut saya, sebuah nilai positif yang hari ini justru ketika banyak umat Islam bertikai dan bertengkar satu dengan lainnya. 212 Mart menjadi sebuah solusi untuk menyatukan umat,” kata Endi menegaskan.

Salah satu caranya, dengan mendorong produksi dan distribusi produk Muslim. Oleh karena itu, gerai 212 Mart Tirtayasa juga memfasilitasi produk Usaha Kecil Menengah (UKM) dari para anggota. ”Kami berharap 212 Mart ini memberikan manfaat yang maksimal dan seluas-luasnya bagi umat Islam,” kata Endi yang juga menjabat Ketua Koperasi Tirtayasa Berkah Mandiri, badan hukum dari gerai 212Mart Tirtayasa.

Shortlink:

Terkait