212 Mart Menggema Di Dunia

Aksi 212 Mart menggerakkan kebangkitan ekonomi umat Muslim tidak hanya mengema di Indonesia tapi ke seluruh dunia.

Ketua Koordinasi Komunitas Koperasi Syariah 212 Pusat, Eka Rusmiyanti menyampaikan, bahwa KS 212 sudah berusia 1 tahun pada Januari 2017 ini. ”Alhamdulilah di usia 1 tahun ini, ada sekitar 124 komunitas yang sudah dikukuhkan dan mendapatkan SK dari KS 212 Pusat,” kata Eka dalam sambutannya pada peresmian 212 Mart Palapa Tangsel, Ahad (14/1).

Setiap komunitas itu, sebut Eka, anggotanya minimal 100 orang. Tapi ada juga yang 200-300 orang dan bahkan ribuan. Pihaknya merasa kewalahan menerima mendaftaran yang ingin menjadi anggota KS 212. Kini, kata dia, masih sekitar 250 komunitas yang belum dikukuhkan.

Menurutnya, komunitas KS 212 tersebar dari Aceh sampai Papua bahkan luar negeri, di antaranya di Arab Saudi, Qatar, Turki, Malaysia, Hongkong, Korea Selatan, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

”Alhamdulilah ini bukti bahwa aksi 212 Mart itu gemanya tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Menggemarkan seluruh dunia,” tukas Eka.

Eka merasa bangga dengan semangat muhajidin dan muhajidah Koperasi Umat Madani Bersatu (KUMB) Tangsel yang berjuang tanpa pamrih menggerakkan kebangkitan ekonomi umat Muslim, khususnya di Tangsel ini. Padahal tegas Eka, kadang-kadang kita digaji belum tentu mau kerja dari pagi sampai malam selama 24 jam.

Tapi para muhajidin dan muhajidah yang ada di KS 212, mereka yang berjuang mendirikan 212 Mart, bekerja lebih dari 24 jam tidak digaji pula. Bahkan, uang pribadi mereka digunakan dengan iklas demi terwujudnya kebangkitan ekonomi umat.

Bahkan, sebut Eka, kalau misalkan ada ruko yang kira-kira bagus untuk dibuka 212 Mart, mereka juga rela uangnya diinvestasikan untuk ruko tersebut. ”Contohnya, Pak Anwar ini (Wakil Ketua KUMB). Waktu yang pertama kali ada ruko, dirasa kesempatan baik. Beliau investasi Rp 1,6 miliar, agar ruko itu bisa dipakai untuk mendirikan 212 Mart. Luar biasa, tepuk tangan untuk Pak Anwar,” tegas Eka.

Kembali Eka menegaskan, bahwa Pak Anwar ini adalah pelopor berdirinya 212 Mart Tangsel, termasuk juga Pak Teddy dan Pak Kuswanto.

Dalam perkembangan KS 212, kata Eka, pihaknya kadang kewalahan menerima anggota yang ingin mendaftar di KS 212 Pusat dan mendirikan 212 Mart. Ini membuktikan semangat luar biasa. Padahal kata Eka, pada awal dulu ketika ingin membuka 212 Mart, susah sekali. Jangankan untuk mengajak bergabung saja di KS 212 harus dibujuk dulu dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sedihnya, meskipun diberi pemahaman tetap tidak mau bergabung.

Jadi kata Eka, para perintis yang diawal itu tidak mudah dalam merektrut anggota di KS 212 itu. Dalam waktu 3 bulan saja, kadang mereka dapat 5 orang. Tapi sejak KS 212 Pusat meresmikan 212 Mart pertama kali di Yasmin Yasmin, Bogor, Jawa Barat, sampai sekarang yang mendaftar ingin mendirikan gerai islami ini berlimpah.

”Alhamdulilah yang daftar itu berebut, satu bulan rerata 500 orang yang mendaftar ingin mendirikan 212 Mart. Alhamdulilah,” ujar Eka.

Pada kesempatan ini, dia pun menyampaikan bahwa sampai 28 Januari 2018 mendatang akan berdiri 76 gerai 212 Mart di seluruh Indonesia. Untuk gerai 212 Mart Palapa Tangsel ini adalah yang ke 69.

”Total aset kita keseluruhan sekitar Rp 53,2 miliar lebih dalam kurun waktu 1 tahun. Jumlah anggota total 33 ribu lebih dalam satu tahun ini,” ungkap Eka.

Eka berharap mudah-mudahan kedepan bertambah 212 Mart dan berkembang. Dan diharapkan pula bulan depan, KUMB Tangsel meresmikan 212 Mart lagi.

Shortlink:

Terkait